700

Mengikis waktu selama sembilan detik tidak membuat saya puas, masih banyak rider 250cc yang jauh lebih cepat daripada saya. Dari info yang saya dapatkan, rider 250cc yang sering latihan disini (sirkuit gery mang subang) rata-rata menorehkan lap time selama 1:10 (Saya masih tertinggal 6 detik). Oleh karena itu, perlu ada proses evaluasi supaya saya bisa mencatatkan lap time yang lebih baik.

Evaluasi terbesar pada trackday sebelumnya adalah akselerasi. Saya merasa bahwa tarikan bawah si Mustang masih kurang oke, baik saat straight maupun saat in-out corner. Menurut pendapat saya, hal tersebut terjadi karena si Mustang punya max HP di rpm tinggi (lengkapnya disini) sehingga power maksimalnya sulit dicapai dalam sirkuit yang pendek. Oleh karena itu, saya harus mencari cara supaya si Mustang dapat mencapai rpm tersebut dalam waktu yang singkat.

_20160815_142003[1]
Settingan terbaru Mustang. Stang Underyoke, Gas Spontan KTC dan Gear 45 Ninja 250

Untuk mengatasi hal tersebut, saya mencoba untuk menggunakan gear belakang Ninja 250R karbu serta menggunakan gas spontan KTC single. Gear belakang Ninja 250R yang lebih besar dari Yamaha R25 diharapkan bisa meningkatkan tarikan rpm bawah dan tengah. Sementara itu, gas spontan KTC single itu sih sebenarnya saya beli untuk merubah jalur kabel gas standar yang menggesek body akibat stang yang disetel underyoke. Tapi, sebenarnya gas spontan juga bisa membantu menaikkan rpm dengan cepat kok. yaa setali dua uang lah ya~

_20160815_142036[1]
Pengubahan Jalur Kabel Gas. Atas : Standar / Bawah : Gas Spontan KTC

Setelah proses pemasangan selesai, saya mencoba riding keliling kota untuk mengenal dan menyesuaikan diri dengan setelan si Mustang yang baru. RPM bergerak cepat, gas spontan pun tidak terasa berat. Di beberapa straight way dalam kota, si Mustang bisa mencapai 110 km/h di gigi 3 dengan cepat.

Yeah i’m coming gery mang! 

<>

Hari itu adalah hari Sabtu, 6 Agustus 2016 jam 14.30. Saya tiba di gery mang dengan kondisi sirkuit yang dipenuhi oleh rekan-rekan dari KNC (Kawasaki Ninja Club). Saya melihat aspal gery mang, panas dilibas oleh para rider yang sedang saling kejar mengejar, saya rasa saat itu tidak ada hambatan untuk mencatatkan lap time yang lebih cepat.

Saya segera berganti apparel. Teman saya yang juga Ninja 250 rider melihat berdiri di sisi sirkuit untuk mengamati mereka melaju. Dari hasil pengamatannya, yang tercepat mencatatkan waktu selama 1:11. Dia mengarahkan supaya waktu tersebut sebagai target yang harus saya kejar. Saya mengangguk dan masuk ke sirkuit untuk melakukan warming up da sesi pertama.

<>

Setelah melibas dua lap, saya menarik gas lebih dalam. Berbeda dengan jalan raya, di sirkuit, saya belum nyetel sama settingan mustang yang baru. Timing buka tutup gas dan pengereman terasa sangat berbeda dengan sesi trackday sebelumnya sehingga slide dan unstable sering saya alami saat berada dalam tikungan. Saya khawatir akan terjadi crash kalau terus dipaksakan. Akhirnya, saya masuk ke paddock untuk mereview apa yang sekiranya harus disesuaikan setelah melahap 5 putaran.

Rasa kesal muncul karena saya belum menemukan ritme riding yang tepat untuk setelan ini. Saya terlalu lama masuk belokan ketika mencapai titik untuk melepas gas dan terlambat membelok di titik dimana gas masih bisa untuk dibuka.

Saya mencoba tenang untuk menyesuaikan diri, mungkin saja belum sinkron dengan keadaan sirkuit.  Pentil ban dibuka untuk mengurangi tekanan ban, siapa tau motor tidak stabil dan mengalami slide akibat tekanan ban yang terlalu besar. Setelah mulai agak tenang, saya kembali masuk ke sirkuit.

<>

Perlahan-lahan, saya menyesuaikan feel dengan evaluasi yang didapat saat memasuki paddock tadi. Hasilnya, saya mulai mendapat feel dari settingan terbaru si mustang. Tiap tikungan mulai dilibas dengan mantap meski terkadang melambat beberapa detik akibat mengalami goncangan atau terhalang oleh rider lain.

7 lap selesai, saya masuk ke paddock. Teman saya menghampiri dan memperlihatkan lap time yang telah saya selesaikan. Berikut hasilnya

Yes! Meskipun tidak terkikis banyak, tapi saya senang karena lap time yang dicatat lebih cepat dari trackday sebelumnya. Setelah istirahat sebentar, saya masuk kembali lagi ke sirkuit, siapa tau bisa mencatat lap time yang lebih baik. Akan tetapi, best lap yang tercatat hanya berubah sedikit, hanya catatan overall lap nya saja yang lebih baik dari sesi kedua.

Well, memang hasilnya belum sesuai target yang diharapkan, tapi saya cukup puas karena pemasangan gear belakang ninja 250R serta gas spontan KTC di si Mustang menghasilkan efek yang sesuai dengan diperkirakan.

<>

Tentu, pada trackday kali ini terdapat beberapa evaluasi. Saya akan terus berusaha menganalisa problem dan menentukan rekomendasi berdasarkan data yang ada. Semoga tulisan saya kali ini bisa bermanfaat, khusunya bagi para rider Yamaha R25.

Thank you for your attention, see you in the next post!

IMG_20160807_090132

Advertisements