700

Halo teman-teman? apa kabar? Rasanya udah lama ngga nulis lagi nih hehehe.

Well, kali ini, saya ingin membagi tulisan saya tentang sejarah permodifikasian si Red Mustang dari awal beli hingga saat ini. Saya berharap semoga tulisan ini bisa jadi pengetahuan dan referensi kalau ada temen-temen yang senang dengan modifikasi. (Btw, klik gambarnya kalau mau liat lebih jelas)

<>

Standard

Yep, inilah si Red Mustang dalam keadaan standard, datang di bulan oktober 2014 akhir  dengan warna merah pilihan si ayah. gak pernah nyangka mimpi dan penantian panjang dari tahun 2010 akhirnya bisa terealisasi juga.

Std_1

First Mod

Setelah 10 bulan datang, saya sudah mulai terbiasa menggunakan si Red Mustang dan mempelajari karakteristiknya. Perbedaan performa dengan motor 250cc dua silinder lainnya (ninja 250r)  terasa dari segi high rpm power dan agility. Body yang lebih tercompressed, penggunaan komponen yang lebih ringan (ex: tangki bensin yang kecil dicover dengan kondom tangki plastik) dan high performance engine bagi saya menjadi keunggulan dari motor 250cc besutan yamaha ini.

Tapi, saya merasa ada beberapa hal yang harus disesuaikan. Saya merasa riding position dari si red mustang itu terlalu tegak dalam keadaan standard, hal tersebut mempersulit saya untuk berbelok dengan speed dan angle yang lebih besar. Oleh karena itu, pada modifikasi pertama ini saya menambahkan footstep raiser, stang BPro (stang standard diganti akibat crash di sirkuit), fender eliminator (supaya kelihatan lebih gahar wkwk) dan decal untuk menutup luka yang ada di fairing (akibat crash di sirkuit).

1_mod

Hasilnya, terjadi beberapa perubahan yang saya rasakan, si Red Mustang jadi lebih mudah untuk dikendarai. Sebelumnya, bagian footstep yang biasanya selalu bergesekan dengan aspal saat berada di kondisi high angle cornering. Sekarang, hal itu tidak terjadi lagi karena adanya footstep raiser. Selain itu, penggunaan stang Bpro yang posisinya semi underyoke membuat posisi badan lebih nyaman sehingga saya bisa berbelok lebih cepat dari biasanya.

Second Mod

Setelah modifikasi pertama, Riding Position si Red Mustang memang terasa lebih nyaman. Tetapi, muncul satu hal yang membuat saya merasa sedikit terganggu, si Red Mustang terasa kurang lincah untuk dikendarai apabila dipacu di sirkuit kecil dan penuh belokan seperti sirkuit Gery Mang Subang.

Setelah diidentifikasi, problem tersebut muncul dari bagian knalpot, khususnya di bagian catalytic converter. Catalytic converter ini menambah beban pada motor karena cukup berat. Akselerasi bawah Red Mustang juga terasa kurang greget akibat stock exhaust pipe dan silencer. Berdasarkan dua hal tersebut, saya menyimpulkan bahwa problem ini bisa diselesaikan dengan menggunakan knalpot racing.

Sebenarnya, modifikasi kedua ini dilakukan karena saya mengalami kecelakaan. Ada beberapa bagian penting yang rusak seperti stang Bpro, footstep depan dan belakang, crankcase cover dan knalpot. Akhirnya, Red Mustang dibawa ke DDS Jawa Barat untuk diperbaiki.

Saat masa perbaikan, decal bagian sebelah kiri dilepas .Beberapa parts seperti footstep depan dan belakang, crankcase cover, fairing dan stang diganti dengan part OEM. Fender Eliminator saya lepas karena lampu seinnya patah. Dan terakhir, karena kebetulan patah knalpot si Red Mustang saya ganti dengan GBR SL 20 Carbon dari Variasi MX.

1_sndmod

Alhamdulillah, perbaikan selesai, bagian fork dan bagian rangka-rangka yang saya khawatirkan tidak mengalami kerusakan. si Red Mustang terlihat lebih simple dan elegan, tarikan si Red Mustang pun terasa jauh lebih ringan dari sebelumnya, suara yang dihasilkan dari knalpot pun menjadi lebih gahar.

Nah, itu tadi sejarah permodifan si Red Mustang dari awal hingga saat ini. InshaaAllah, tulisan ini nantinya akan saya update seiring dengan perjalanan modifikasi si Red Mustang. So, keep in touch guys! Have a Nice Day!

Advertisements