Assalamualaikum Wr.Wb

21 April 2015, kalau di kalender bertepatan dengan hari Kartini, bagi saya tanggal tersebut adalah waktu yang tidak ingin diingat-ingat kembali karena itulah saat terakhir saya bersama Nightfury 😦

Semalam sebelumnya, tanggal 20 April 2015 saya mengunjungi HKU Racing Motorsport untuk membahas kelanjutan dari modifikasi si Nightfury. Saya sungguh tidak sabar untuk setting dyno terakhir supaya si Nightfury bisa menembus 20 dk. Tapi apa daya, mau tidak mau peristiwa ini akhirnya terjadi..

Kronologis

Sekitar jam 10.00 pagi tanggal 21 April 2015, saya pulang dari kampus ke kontrakan, istirahat dan mandi karena jam 13.00 saya akan kuliah lagi. Saya parkirkan si Nightfury di dalam kontrakan, menghadap ke selatan dan sudah di kunci stang. Sementara itu, pagar kontrakan hanya saya selot (karena saya baru dan hanya sementara waktu tinggal di kontrakan tersebut, saya mengikuti kebiasaan yang ada)

Jam 12.30, saya terhenyak, diam dan bingung, si Nightfury sudah lenyap dari parkiran, hanya menyisakan helm yang disimpan di motor teman. Sontak saya langsung membroadcast messages di media sosial, pergi menghubungi satpam, SKK (Satuan Keamanan Kampus), menunggu di jembatan Suramadu dan akhirnya melapor ke polsek.

Hingga saat ini, belum ada kabar dari kepolisian mengenai si Nightfury. Banyak saran yang sudah saya terima, tapi berdasarkan hasil diskusi dengan orang tua, akhirnya saya (kami) mengikhlaskan hilangnya si Nightfury.

Saran

  • Gunakan kunci ganda untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya pencurian kendaraan bermotor
  • Jangan malas untuk menggembok pagar rumah/kost/kontrakan anda
  • Asuransikan kendaraan anda, minimal mengurangi biaya kerugian yang ada

Bukan berarti kecewa, tapi saya berharap kepada penjaga ketertiban masyarakat khususnya pihak keamanan dalam kampus untuk mengevaluasi kasus-kasus seperti ini. Apabila dibutuhkan, mungkin dapat dibuat kebijakan baru seperti penyidikan dan penyelidikan ke lokasi TKP dan masyarakat sekitarnya atau menutup beberapa akses keluar masuk kampus yang sekiranya berbahaya karena kasus ini tidak sekali-dua kali terjadi. Saya pikir ironis sekali apabila kampus menjadi sebuah lingkungan yang tidak aman.

Belum setahun kita berkendara, jujur, dalam benak ini masih teringat bagaimana kencangnya larimu, bagaimana stabilnya chassismu dan bagaimana buasnya raungan suaramu. Tapi mungkin inilah cara Allah mengingatkanku bahwa semua yang ada di dunia ini adalah sementara, semu.

It’s been a long day, without you my friend. And I’ll tell you all about it when I see you again…

DSC_0129

Advertisements